29 Agustus, 2009

sepi sekali subuh ini, hanya aku yang benar-benar sadar akan ragaku sementara yang lain masih sibuk terlelap. Aku juga sibuk ber'dendang' dengan suara keyboard laptop. entah kenapa setelah sahur tadi mataku malas untuk merapat kembali (bukan karena dikamar ini aku harus tidur bertiga dengan sepupuku yang akhirnya membuatku harus berbagi oksigen dengan mereka).
waktu sedang mengetik ini aku hampir lupa kalau subuh bentar lagi beranjak dan meninggalkanku. aku masih sibuk dengan keyboard ini dan segala fikiran tentang keduniawianku... aku tak mau lelap sekarang.. membiarkan dengkurku beradu dengan dengkur sepupuku yang sedari tadi kulihat seperti bermimpi buruk, bagaimana tidak beberapa kali (4 kali) dia seperti mengaduh dengan tangan seperti menepis sesuatu, kakinya ikut andil menendang-nendang dan tanpa sengaja mengenai dadaku.. sakit sekali.. tapi tak apalah toh tak setiap hari ini juga aku tertendang olehnya lagian apa mungkin kusalahkan ia yang sedang lelap dan tak sadar dengan tingkahnya. kalau ingin marah berarti aku menambah derita dunianya karena ia sudah cukup merasakan mimpi buruk dialam sadarnya dan sekarang harus aku tambah juga dengan memarahinya (karena menendangku) dialam sadarnya... kasian ia kalau dua dunia yang berbeda itu sama-sama menudingnya (yang kumaksud adalah aku yang bersekutu dengan mimpi buruknya).
lelap saja dunia... lelap saja sepupuku... aku masih mau berkutat dengan diriku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar